PLAZNEWS — Jakarta, VIVA Nama baru muncul dalam dokumen pendaftaran merek di Indonesia yang berkaitan dengan industri otomotif, yakni Danza. Merek ini tercatat diajukan oleh BYD Company Limited dan saat ini berstatus dalam proses pendaftaran.
Berdasarkan data yang dihimpun VIVA Otomotif Sabtu 18 April 2026, Danza didaftarkan dalam dua kelas sekaligus. Pertama adalah kelas 12 yang mencakup kendaraan bermotor, termasuk mobil listrik dan berbagai komponen seperti bodi serta sasis kendaraan. Kedua, kelas 37 yang berkaitan dengan layanan, seperti perawatan kendaraan, pengisian baterai, hingga pengisian kendaraan listrik.
Pendaftaran dalam dua kelas tersebut menunjukkan bahwa merek ini tidak hanya diarahkan untuk produk kendaraan, tetapi juga berpotensi mencakup ekosistem pendukungnya. Hal ini sejalan dengan tren industri otomotif global yang mulai mengintegrasikan produk dan layanan dalam satu lini bisnis.
Secara administratif, pendaftaran merek Danzadi Indonesia dilakukan pada awal 2026 dan saat ini masih berstatus TM atau dalam tahap pengajuan. Masa perlindungan yang diajukan tercatat hingga tahun 2035.
Di sisi lain, nama yang mirip, yakni Denza, sebelumnya juga telah dikenal sebagai bagian dari lini kendaraan listrik BYD di pasar global. Di Indonesia, nama tersebut sempat menjadi bagian dari proses hukum terkait kepemilikan merek.
Dalam putusan kasasi Mahkamah Agung dengan Nomor 1338 K/Pdt.Sus-HKI/2025, disebutkan adanya sengketa merek Denzayang melibatkan sejumlah pihak. Dalam pertimbangannya, disebutkan bahwa kepemilikan merek tersebut telah dialihkan kepada pihak lain di Indonesia.
Meski demikian, sampai saat ini belum ada informasi resmi dari BYD Indonesia terkait pendaftaran merek Danzaserta apakah akan menjadi pengganti atau perubahan strategi dari nama sebelumnya.
Seiring berkembangnya pasar kendaraan listrik nasional, berbagai produsen global memang mulai memperluas kehadirannya, tidak hanya dari sisi produk, tetapi juga layanan pendukung. Pendaftaran merek baru menjadi salah satu langkah yang umum dilakukan untuk mengakomodasi rencana tersebut.
Dengan status yang masih dalam proses, menarik untuk menunggu bagaimana arah penggunaan nama Danzake depan, serta peran yang akan dimainkan dalam strategi BYD di Indonesia.