Gaya Hidup 02 May 2026

Alasan Warung Madura Buka 24 Jam

Alasan Warung Madura Buka 24 Jam

PLAZNEWS — Warung Madura populer di masyarakat sebagai toko kelontong dengan waktu operasional 24 jam alias tidak pernah tutup. Dalam sehari penuh, warung ini akan melayani para pelanggannya.

Di medsos pun ramai disebut, "Warung Madura cuma tutup saat hari kiamat. Itu pun tetap buka setengah hari".

Memang, menemui keberadaan toko klontong super lengkap ini bukan hal yang sulit. Umumnya, di berbagai daerah, khususnya Pulau Jawa menjamur warung Madura.

Bersaing dengan warung lain dan keberadaan minimarket, lantas apa yang membuat warung Madura bisa buka hingga 24 jam?

Warung Madura/

orang yang berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur. Ternyata, warung Madura yang kini dikenal di masyarakat telah hadir sejak puluhan tahun lalu lho!

Melansir laman Universitas Airlangga, orang Madura pada dasarnya adalah pelaut dan perantau ulung. Hal ini karena tanah kelahirannya yang relatif tandus, sehingga usaha berbasis pertanian kurang menonjol dan lautlah yang menjadi ladang kehidupannya.

Orang Madura juga dikenal memiliki jiwa bisnis yang telah ada sejak jaman penjajahan Belanda dulu. Dari sini, beberapa usaha mulai coba dilakoninya.

an, orang Madura pertama kali merantau ke Jakarta dengan bisnis kayu dan barang bekasnya. Mereka bermukim di daerah Tanjong Priok.

an, mereka telah sukses sebagai pedagang kayu. Kemudian, membuka warung bubur kacang ijo di sudut-sudut Jakarta yang kini telah menjamur. Di samping itu, dikembangkan juga bisnis toko kelontong yang menjual aneka kebutuhan rumah tangga.

Warung Madura/

Mengutip detikJatim, alasan utama warung Madura buka 24 jam adalah untuk membantu para pembeli yang memiliki kebutuhan mendadak, khususnya di waktu tengah malam.

obatan tengah malam.

"Iya untuk ngebantu orang-orang yang butuh sembako atau obat-obatan tengah malam," ujar Nawawi.

"Warung Madura sangat membantu kalau tengah malam lapar butuh mi, telur, dan sebagainya. Token listrik juga, waktu punya saya mati tengah malam sangat membantu. Pokoknya lengkap semua ada. Jadi apa yang dibutuhkan, ada," lanjutnya.

Karena didasarkan pada bisnis keluarga, pemilik warung Madura kerap membawa keluarganya dari kampung halaman untuk membantu menjaga warung. Mereka bertugas bergantian menjaga warung, sehingga bisa membuat warung selalu buka dan jarang tutupnya.

Hal ini juga menjadi daya saing dengan toko atau warung lainnya, yang tidak beroperasi selama 24 jam. Meski demikian, menurut Nawawi tidak semua warung Madura buka 24 jam.

"Kami buka 24 jam atau orang-orang bilang tutupnya kalo kiamat, cuma istilah doang sih. Ya itu sebagai kekuatan kami sendiri supaya bisa bersaing dengan warung-warung lain. Kami juga taruh harga di bawah mereka," ujarnya.

Melansir detikFinance, ada beberapa hal yang membedakan antara warung Madura dengan toko kelontong lainnya. Beberapa perbedaan menurut Nawawi sebagai pemilik warung Madura, ialah:

Selain beberapa ciri tersebut, bagian dalam warung Madura pun akan dipenuhi dengan produk minuman, pembumbuan, hingga sampo dalam bentuk kemasan plastik yang menggantung rapi. Sederet produknya ditata rapi sesuai merek, sehingga tidak terjadi tumpang tindih.

Lalu, penjaga warung Madura lainnya bernama Syaifullah menambahkan, umumnya warung pun dijadikan sebagai rumah tempat tinggal, sehingga ada kamar mandi dan tempat ibadah.

"Kalau Warung Madura kita salat di sini, tidur di sini. Kalau Warung Batak atau warung-warung lain itu mereka cuma membuat toko mereka sebatas toko," ucap Saifullah.

Dikenal tawarkan harga yang murah dan jarang tutup, membuat warung Madura yang menjamur ini memiliki pelanggan tersendiri. Berbagai kebutuhan rumah tangga, dari sembako, makanan ringan, hingga minuman dingin. Bahkan, seiring dengan perkembangan zaman, mereka pun kini mulai menjual pulsa dan listrik.

Nah bagaimana, Beauties termasuk yang suka belanja ke warung Madura nggak nih?

Rekomendasi Terkait