Bisnis 05 May 2026

Bursa Asia Tergelincir Saat Harga Minyak Melonjak Imbas Ketegangan AS-Iran

Bursa Asia Tergelincir Saat Harga Minyak Melonjak Imbas Ketegangan AS-Iran

PLAZNEWS — Pasifik bergerak melemah pada perdagangan Selasa, 5 Mei 2026. Koreksi di tengah lonjakan harga minyak dunia yang masih bertahan di atas level US$100 per barel.

Tekanan pasar muncul seiring meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan Selat Hormuz. Kondisi ini memicu kenaikan harga energi melambung.

Ketegangan geopolitik memanas setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan baru di kawasan Teluk pada Senin waktu setempat, 4 Mei 2026. Kedua negara dilaporkan bersaing memperebutkan kendali atas Selat Hormuz melalui aksi blokade maritim yang saling berbalasan.

Langkah ini terjadi tak lama setelah Presiden AS, Donald Trump, menginisiasi upaya baru untuk membantu kapal tanker dan kapal lainnya melintasi jalur strategis perdagangan energi tersebut. Perusahaan pelayaran global, Maersk, mengungkapkan kapal pengangkut kendaraan berbendera AS, Alliance Fairfax, berhasil keluar dari Teluk melalui Selat Hormuz dengan pengawalan militer AS.

Presiden AS Donald Trump. Photo : REUTERS/Jonathan Ernst

Analis pasar dari IG, Tony Sycamore, menilai ekspektasi pasar sebelumnya terlalu optimistis terhadap perkembangan situasi di kawasan tersebut. Menurutnya, pasar berharap terlalu tinggi terhadap implementasi Projek Kebebasan yang diinisiasi Trump.

Namun seperti yang terlihat, Iran tidak merespons pendekatan tersebut... Ini menunjukkan bahwa kebuntuan masih berlangsung dan menjadi awal yang sangat rapuh bagi pasar, kata Sycamore.

hati, terutama terhadap aset berisiko, seiring meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik dan lonjakan harga energi.

Pelaku pasar turut mencermati pergerakan yen Jepang yang sempat menguat tajam pada sesi sebelumnya. Lonjakan memicu spekulasi adanya potensi intervensi lanjutan dari otoritas Jepang untuk menstabilkan mata uangnya.

Melansir Reuters, indeks acuan Singapura merosot turun 0,3 persen. Pelemahan juga terjadi di bursa Australia sebesar 0,4 persen sejalan aktivitas perdagangan relatif sepi.

Sementara itu, pasar saham di Jepang dan Korea Selatan tutup karena libur nasional.

Kontrak berjangka saham global turut bergerak terbatas. Nasdaq futures dan S&P 500 futures masing-masing terkoreksi sekitar 0,1 persen, EUROSTOXX 50 futures turun 0,2 persen dan FTSE futures melemah hingga 0,75 persen.

Rekomendasi Terkait