PLAZNEWS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta resmi memperkenalkan sebuah karya sinematografi yang istimewa melalui acara gala premiere film berjudul "NAPI: Pesan dari Dalam". Pemutaran perdana film ini dilaksanakan secara terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat di lingkungan rutan setempat.
Langkah ini diambil untuk menunjukkan sisi lain dari kehidupan di balik jeruji besi kepada publik luas. Film ini merupakan hasil kolaborasi kreatif yang solid antara pihak RutanSurakarta dengan aktor ternama tanah air, Erick Estrada.
Produksi film ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan, bersama Ki Agung Bakar Setiyoko, serta mendapatkan sentuhan visual yang apik dari Director of Photography, Andi Jaff.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
pesan berharga melalui akting mereka.
"Warga Binaan bisa produktif dan tidak ada bedanya dengan masyarakat," ujar Bhanad Shofa Kurniawan saat ditemui di Rutan Kelas I Surakarta, Sabtu (25/04/2026).
Melalui media film ini, para warga binaan berusaha membagikan perspektif kehidupan mereka yang penuh makna kepada dunia luar. Karya ini bukan sekadar menjadi tontonan hiburan semata, namun juga dirancang sebagai media pembelajaran serta sarana pembinaan yang efektif bagi para penghuni rutan untuk mengekspresikan diri secara positif.
Bhanad Shofa Kurniawan menegaskan bahwa pihak rutan berkomitmen penuh dalam memberikan pembinaan yang memanusiakan para warga binaan. Hal ini dilakukan agar mereka memiliki bekal yang cukup saat kembali ke tengah masyarakat dan mampu memberikan kontribusi yang baik bagi lingkungan sekitarnya.
"Kami juga memberikan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan, memulihkan kehidupan agar berkontribusi positif lagi dan tidak ada stigma negatif dari masyarakat," jelas Bhanad.
Erick Estrada, yang terlibat langsung dalam riset dan produksi, memuji atmosfer pembinaan di Rutan Surakarta yang sangat produktif. Ia melihat bahwa rutan bukan lagi sekadar tempat penahanan, melainkan pusat pemberdayaan potensi manusia yang dibekali dengan berbagai keterampilan praktis untuk masa depan mereka.
"Warga Binaan dibina dengan berbagai hal, seperti dilatih cara bengkel, membatik, membuat kopi, cara potong rambut, dan lain-lain," jelas Erick Estrada.
Aktor tersebut juga menambahkan bahwa bekal keterampilan yang diberikan selama masa pembinaan di dalam rutan merupakan modal berharga bagi mereka. Diharapkan, stigma negatif masyarakat perlahan terkikis seiring dengan keberhasilan para warga binaan dalam melahirkan karya seni yang berkualitas dan layak mendapatkan apresiasi tinggi.
"Jadi, peluang untuk menciptakan lapangan pekerjaan itu benar-benar ada di Rutan Surakarta," tutup Erick.
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)