PLAZNEWS — Jakarta, VIVA Kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) yang menyeret nama Rien Wartia Trigina atau yang dikenal sebagai Erin Wartia, kini memasuki babak baru. Fakta terbaru mengungkap bahwa ART yang sebelumnya mengaku menjadi korban kekerasan ternyata belum lama bekerja di kediaman Erin.
Dalam keterangannya kepada media usai membuat laporan di Polres Metro Jakarta Selatan, mantan istri Andre Taulany itu menegaskan bahwa hubungan kerja dengan ART tersebut bahkan belum berlangsung selama satu bulan.
Ia juga menyebut bahwa proses kerja sama tersebut belum sampai pada tahap pembayaran gaji pertama.
"Baru banget (kerjanya), belum ada sebulan. Belum ada gajian," ungkap Erin Wartia, baru-baru ini.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena memunculkan pertanyaan publik terkait kronologi dan validitas tuduhan yang beredar luas di media sosial, khususnya melalui platform Threads.
Di sisi lain, kuasa hukum Erin, M. Afif Ramdani, mengungkap dugaan adanya pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan situasi ini untuk menjatuhkan reputasi kliennya. Ia menyebut bahwa pihaknya kini tengah memburu sosok di balik akun Threads berinisial ND yang diduga menjadi penyebar utama isu tersebut.
"Kita akan kejar inisial ND, pencemaran nama baik, fitnah, dan dalang-dalang di belakangnya. Apapun yang disampaikan di media sosial itu tidak benar," tegas Afif.
Langkah hukum pun telah ditempuh. Erin bersama tim kuasa hukumnya secara resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke pihak kepolisian. Laporan tersebut tercatat dengan nomor perkara LP/B/16977 IV/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEU/POLDA METRO JAYA tertanggal 30 April 2026.
Tak hanya berhenti di situ, pihak Erin juga berencana mengirimkan somasi kepada penyalur ART yang bersangkutan. Langkah ini diambil guna meminta klarifikasi sekaligus pertanggungjawaban atas polemik yang telah memicu kegaduhan di ruang publik.
Erin sendiri mengaku memiliki sejumlah bukti kuat untuk membantah tudingan penganiayaan tersebut. Ia menyebut adanya rekaman CCTV di rumahnya hingga keterangan saksi dari aparat setempat yang dinilai dapat memperjelas situasi sebenarnya.
"Tadi ada pihak dari Polsek Pesanggrahan dan Pak RW juga mengecek kebenarannya. Kalian bisa lihat buktinya, tidak ada yang aneh-aneh," tandas Erin.