Gaya Hidup 21 Apr 2026

Etsy Larang Jual Produk dengan Bulu Hewan

Etsy Larang Jual Produk dengan Bulu Hewan

free.

free ini akan resmi diberlakukan mulai Agustus 2026. Keputusan tersebut dilatarbelakangi desakan Peta dan aktivis internasional lainnya untuk menghentikan penjualan produk bulu hewan. Setelah Etsy, Peta juga mendesak ritel Temu untuk hal yang sama. Temu dikenal banyak menjual produk menggunakan bulu hewan dan kulit hewan eksotis.

Bukan tanpa alasan. Penjualan bulu hewan biasanya melibatkan kekerasan pada hewan, Beauties. Peta menjelaskan dalam situs resminya bahwa dalam industri bulu hewan, hewan berbulu dikurung dalam kandang kawat yang kotor, membuat mereka mengalami tekanan psikologis yang parah, luka tidak diobati, dan menimbulkan penyakit.

Larangan penjualan produk dengan bulu hewan yang dapat mengancam pengrajin kecil/

produk pengrajin yang menggunakan bulu. Melansir dari laman CBC, Etsy telah mengirimkan email pada penjual per 2 April bahwa kebijakan larangan itu akan berlaku mulai Agustus sebagai bagian dari upaya pelestarian keanekaragaman hayati yang berkelanjutan.

Undang Spesies Terancam Punah AS atau yang tercantum dalam Lampiran I Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Hewan dan Tumbuhan Liar yang Terancam Punah (CITES). Oleh karena itu, para penjual harus menghapus semua produk yang menggunakan bulu hewan dalam katalognya sebelum larangan ini berlaku.

Doug Chiasson selaku Direktur Eksekutif dari Fur Institute of Canada, berpendapat Larangan apa pun terhadap produk bulu, larangan apa pun terhadap produk kulit anjing laut, kita tahu bahwa dampaknya akan paling dirasakan di komunitas adat terpencil.Baginya, keberlanjutan kenekaragaman hayati juga mencakup penggunaan sumber daya satwa liar secara berkelanjutan, termasuk penggunaan bulu secara manusiawi dan etis.

Rekomendasi Terkait