Bisnis 06 May 2026

IHSG Dibuka Menguat Mencoba Break Resistance, Bursa Asia Lesu & Wall Street Menguat

IHSG Dibuka Menguat Mencoba Break Resistance, Bursa Asia Lesu & Wall Street Menguat

PLAZNEWS — Jakarta, VIVA IHSG dibuka menguat 29 poin atau 0,41 persen di level 7.086 pada pembukaan perdagangan Rabu, 6 Mei 2026.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG coba tes break resistance namun berpotensi terkoreksi kembali pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi akan mencoba tes break resistance di 7.100-7.120. Jika gagal, masih berpotensi terkoreksi kembali mengingat Rupiah sudah mendekati Rp 17.500," kata Fanny dalam riset hariannya, Rabu, 6 Mei 2026.

Dia mengatakan, Bursa Asia melemah pada perdagangan Selasa kemarin. Sementara harga minyak dunia tetap tinggi di atas US$100/bbl, seiring memudarnya prospek gencatan senjata antara AS dan Iran.

Ketegangan meningkat setelah kedua negara kembali melancarkan serangan di wilayah Teluk, khususnya di Selat Hormuz, yang dapat menimbulkan kekhawatiran gangguan pasokan minyak dunia.

Indeks Hang Seng melemah 0,76 persen, dan ASX 200 Australia turun 0,19 persen. Sedangkan, Taiex Taiwan naik 0,16 persen. Sementara itu, FTSE Straits Times turun 0,08 persen dan FTSE Malay KLCI naik 0,44 persen.

Di sisi lain, investor juga memperhatikan Yen, setelah mata uang Jepang itu sempat melonjak pada sesi sebelumnya, dan menimbulkan spekulasi tentang putaran intervensi lain dari Tokyo.

"Support IHSG berada di level 6.950-7.000 sementara resistIHSG di rentang 7.100-7.120," ujarnya.

indeks saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa kemarin. Penguatan didorong oleh penurunan harga minyak serta kinerja laba emiten yang solid.

Indeks S&P 500 naik 0,81 persen, Nasdaq Composite melesat 1,03 persen, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,73 persen. Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate turun 3,9 persen (US$ 102,27/bbl), dan Brent crude melemah 3,99 persen (US$ 109,87/bbl).

Rekomendasi Terkait