PLAZNEWS — Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat menyiapkan pembangunan jembatan sementara jenis Baileydi titik jembatan amblas pascabanjir di Kecamatan Ibun.
Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Jumat, mengatakan langkah ini diambil untuk segera memulihkan akses masyarakat yang terdampak serta memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
Saat ini sudah ada rencana penanganan di sekitar delapan kecamatan, termasuk perbaikan jembatan (di Ibun) dan infrastruktur yang terdampak banjir, katanya.
Ia menjelaskan bahwa percepatan penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi guna memastikan proses pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran di wilayah terdampak.
Dalam koordinasi bersama beberapa pihak termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodim disepakati penggunaan jembatan Bailey sebagai solusi darurat untuk menggantikan sementara jembatan yang rusak.
Segera dibuatkan dulu jembatan sementara, pakai jembatan Bailey. Mungkin dalam waktu dekat sudah terpasang, ujarnya.
Bupati Dadang menambahkan bahwa pemasangan jembatan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan jajaran TNI dan pemerintah daerah setempat agar proses pengerjaan dapat berlangsung cepat dan efisien.
Langkah ini diambil menyusul jembatan amblas yang menghambat mobilitas warga serta aktivitas perekonomian di kawasan terdampak banjir.
Selain penanganan darurat, Pemkab Bandung juga menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan permanen infrastruktur yang rusak akibat banjir.
Bupati menegaskan, pemerintah daerah akan terus mengawal percepatan pemulihan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, guna meminimalkan dampak bencana bagi masyarakat.
Sebelumnya, Forkopimcam Ibun bersama aparat terkait telah melakukan monitoring langsung di lokasi jembatan amblas di Desa Karyalaksana, Kecamatan Ibun, pada Jumat (17/4) pagi.
Kapolsek Ibun Iptu Deny Four Tjahjanto menyebutkan jembatan tersebut tidak dapat dilintasi sehingga akses penghubung antara Kecamatan Ibun dan Kecamatan Majalaya terputus.
"Terjadi jembatan amblas yang mengakibatkan tidak bisa dilintasi di jalur penghubung antara Kecamatan Ibun dengan Kecamatan Majalaya, ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan bahwa pihaknya bersama unsur terkait telah mengambil langkah penanganan awal di lokasi.
Mengimbau masyarakat agar tidak melintasi jembatan tersebut, katanya.