Jawa Barat 28 Apr 2026

KDM sebut lintasan lari Gasibu tetap eksis walau ada revitalisasi

KDM sebut lintasan lari Gasibu tetap eksis walau ada revitalisasi

PLAZNEWS — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut lintasan lari di Lapangan Gasibu akan tetap eksis, walaupun ada revitalisasi yang nantinya akan menggabungkan halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu.

"Enggak berubah, masih tetap ada, tenang. Yang sudah ruang publik tetap jadi ruang publik, tempat lari, tempat olahraga, tempat berkumpul masyarakat tetap tidak berubah," kata Dedi saat ditanya di Gedung BI Jabar, Bandung, Senin.

Terkait dengan lapangan Gasibu yang diinformasikan akan "dibelah" di tengah untuk dibangun jalan Diponegoro baru, Dedi menampiknya dan mengatakan jalan baru, akan dibuka di ujung Utara kawasan Lapangan Gasibu.

"Enggak (bukan di tengah), kan Gasibu ada yang ruang lari, ada yang di ujung sebelah sana (yang akan dibangun), bukan yang di tengah," tuturnya.

Merujuk data dari Biro Umum Setda Provinsi Jawa Barat, Proyek yang dijadwalkan berlangsung dari 8 April hingga 6 Agustus 2026 ini, akan mencakup penataan pedestrian dan elemen ruang terbuka publik yang merepresentasikan identitas budaya Jawa Barat.

Revitalisasi ini, akan mengintegrasikan kawasan dengan menghubungkan Plaza depan Gedung Sate, koridor Jalan Diponegoro, hingga Lapangan Gasibu sebagai satu sumbu utama seluas 14.642 meter persegi.

Dengan anggaran senilai Rp15 miliar (berdasar laman Inaproc) yang telah ditenderkan pada Maret 2026 di tengah upaya efisiensi anggaran daerah, revitalisasi ini ingin menegaskan peran Gedung Sate sebagai center point Jawa Barat yang selama ini dianggap tertutup oleh bangunan tinggi di sekitar Gasibu.

Rekomendasi Terkait