Hiburan 04 May 2026

Movieverse Review Film CROCODILE TEARS

Movieverse Review Film CROCODILE TEARS

PLAZNEWS — Film CROCODILE TEARS yang melibatkan 400 buaya di dalam proses pembuatannya mengisahkan tentang hubungan toxic seorang ibu tunggal (Marissa Anita) yang overprotektif dengan anak laki-lakinya, Johan (Yusuf Mahardika). Pertengkaran muncul saat Johan beranjak dewasa dan mengenal Arumi (Zulfa Maharani). Sang ibu, yang merasa takut dunia luar sangat berbahaya untuk anaknya, berusaha mengendalikan hidup anaknya.

Film yang hampir seluruhnya berlatar di taman penangkaran buaya ini menceritakan sebuah kepalsuan emosi seorang ibu, serta kasih sayang berlebihan yang justru mematikan. Film garapan Talamedia ini sukses menarik perhatian member Movieverse. Dengan kompak, 40 member Movieverse memenuhi Senayan City XXI pada Jumat (1/5) lalu.

teman Movieverse menyaksikan film berdurasi 1 jam 38 menit ini. Beragam komentar diberikan member Movieverse, mulai dari alur ending-nya yang tidak tertebak hingga pesan moral tentang buruknya pola didikan orang tua yang sangat berpengaruh pada hubungan sosial anak di lingkungannya.

amwenn: Awalnya aku kira drama biasa, ternyata drama keluarga yang gelap dan bikin nyesek. Ceritanya kompleks banget soal hubungan ibu dan anak yg toxic, di mana rasa sayang yang terlalu erat malah tanpa sadar berubah jadi kontrol yang mengekang. Padahal niatnya "melindungi" tapi ujung-ujungnya malah menyakiti. Di sini nggak ada tokoh jahat, cuma manusia yang takut kehilangan tapi cara mencintainya salah. Film ini beneran bikin ngaca soal gimana cara kita menyayangi orang terdekat dan seberapa besar peran keluarga dalam membentuk mental seorang anak.

angrumaoshi: Film Crocodile Tears ini karakter film festival banget. Buat yang gak sabar, pasti anggap slow banget filmnya. Tapi moral storynya dapet bangte, endingnya gak ketebak. Cocok ditonton untuk mama2 overprotektif ke anak laki2nya.

Agata.pu: Sebelum nonton awalnya aku kira drama tentang air mata buaya pada umumnya, ternyata ini tentang drama keluarga yg perlahan berubah jadi horor psikologis. Semua tentang toxic relationship antara ibu dan anak, kontrol vs kebebasan dan bagaimana keluarga berperan penting dalam membentuk perilaku sosial seorang anak.

Queendha: Filmnya di awali dengan adegan ringan ada lucunya juga sedih, makin lama intens peran ibu yang posesif dan terlalu mengekang anak. Jadi pelajaran untuk semua orangtua bahwasanya anak ada masa punya kehidupan sendiri..untuk itu kita dapat bijak jangan egois.

Alby Khairudin: Drama psikologis dengan vibe gelap, penuh manipulasi dan emosi uang bikin mikir -siapa jujur, siapa benar, siapa yg salah. Pelan, tapi dalem. Bukan buat yang cari hiburan ringan. Worth itu buat kalian yang suka cerita "mind games".

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

LITTLE BROTHER, BIG TROUBLE: A CHRISTMAS ADVENTURE

A TURTLE'S TALE 2: SAMMY'S ESCAPE FROM PARADISE

Rekomendasi Terkait