Bisnis 07 May 2026

Perbedaan CNG dan LPG, Mana yang Lebih Hemat dan Aman untuk Rumah Tangga?

Perbedaan CNG dan LPG, Mana yang Lebih Hemat dan Aman untuk Rumah Tangga?

PLAZNEWS — Jakarta, VIVA Pemerintah mulai menyiapkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG tabung 3 kilogram untuk rumah tangga. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan impor LPG yang selama ini membebani anggaran energi nasional.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bahkan menargetkan implementasi awal penggunaan CNG bisa dimulai secara bertahap tahun ini, khususnya di kota-kota besar di Pulau Jawa.

Program tersebut kini masih dalam tahap persiapan, mulai dari desain tabung, pengujian keamanan, hingga pola distribusi. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman.

Ia mengatakan, pemerintah sedang fokus memastikan aspek keselamatan sebelum CNG digunakan masyarakat luas. Pasalnya, karakteristik CNG berbeda dibandingkan LPG yang selama ini dipakai rumah tangga.

Tahun ini, ujar Laode Sulaeman di Jakarta, Selasa kemarin. Menurut dia, tekanan CNG jauh lebih tinggi dibandingkan LPG sehingga membutuhkan tabung dengan spesifikasi khusus.

tahapan uji tabung kami lakukan, kemudian uji tekanan, dan lain-lain. Ini memang faktor yang paling penting, ucap Laode.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menjelaskan bahwa CNG bukan teknologi baru. Selama ini bahan bakar tersebut telah digunakan di sektor hotel, restoran, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah pun mulai membuka peluang konversi bertahap dari LPG ke CNG apabila hasil uji coba dinyatakan layak.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan CNG dan LPG? Berikut penjelasannya sebagaimana dirangkum pada Kamis, 7 Mei 2026.

Perbedaan utama antara CNG dan LPG terletak pada sumber energinya. CNG berasal dari gas alam yang sebagian besar mengandung metana. Gas ini kemudian dikompresi hingga tekanannya sangat tinggi agar mudah disimpan dan didistribusikan.

Sementara itu, LPG atau Liquefied Petroleum Gas berasal dari hasil pengolahan minyak bumi dan gas cair yang mengandung propana serta butana. Karena berasal dari gas alam domestik, pemerintah menilai CNG lebih potensial untuk mengurangi impor energi.

CNG memiliki tekanan jauh lebih tinggi dibandingkan LPG. Laode menyebut tekanan CNG mencapai sekitar 250 bar, sedangkan tekanan LPG hanya berada di kisaran 5 sampai 10 bar. Perbedaan tekanan ini membuat tabung CNG harus dirancang lebih kuat dan memiliki sistem keamanan khusus. Tekanan tinggi juga menjadi alasan pemerintah melakukan serangkaian uji keselamatan sebelum program dijalankan.

Rekomendasi Terkait