PLAZNEWS — anak Na Daehoon sebagai bahan lelucon bernuansa sensitif.
anak tersebut. Netizen menilai konten tersebut melampaui batas, terlebih karena melibatkan anak di bawah umur dalam konteks yang tidak semestinya. Scroll lebih lanjut yuk!
Menanggapi polemik yang berkembang, Safrie akhirnya angkat bicara melalui klarifikasi terbuka. Ia mengakui kesalahan dan menyatakan penyesalan atas tindakannya yang dianggap tidak bijak dalam menggunakan media sosial.
besarnya atas kegaduhan yang saya perbuat belakangan ini, ujar Safrie dalam unggahannya, dikutip Selasa 5 Mei 2026.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya menyadari kekeliruan yang telah dilakukan dan mengakui belum cukup dewasa dalam menyikapi ruang digital.
Saya mengakui apa yang saya perbuat tidak dapat dibenarkan dan saya mengaku bahwa saya belum dewasa dalam bersosial media, lanjutnya.
Permintaan maaf tersebut tidak hanya ditujukan kepada publik, tetapi juga secara khusus kepada Na Daehoon dan keluarganya. Safrie berharap pihak yang terdampak dapat membuka pintu maaf atas kesalahan yang telah terjadi.
"Saya juga meminta maaf kepada saudara Na Daehoon dan keluarga atas apa yang sudah saya posting di sosial media, katanya.
Lebih lanjut, Safrie menegaskan bahwa tidak ada niat buruk di balik unggahannya. Namun, ia mengakui bahwa cara yang digunakan sangat tidak tepat dan mencerminkan ketidakdewasaan dalam mengelola konten.
besarnya, ungkapnya.
hati dalam bermedia sosial agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.