PLAZNEWS — hari yang sering kamu anggap biasa saja. Padahal, preferensi kecil seperti cara kamu fokus, mengatur waktu, atau berinteraksi bisa jadi petunjuk penting.
Di era sekarang, sistem work from home semakin umum dan fleksibel, sehingga banyak orang mulai menyadari bahwa mereka bekerja lebih efektif tanpa harus datang ke kantor setiap hari. Menariknya, hal ini bukan soal malas atau tidak, tetapi lebih ke kecocokan gaya kerja.
tandanya di bawah ini dilansir dari Psychology Today!
Kalau kamu tipe yang lebih fokus saat bekerja sendiri tanpa banyak interaksi, ini bisa jadi sinyal yang kuat. Kamu tidak terlalu membutuhkan suasana ramai untuk tetap produktif.
hal seperti meeting terlalu sering atau obrolan kantor justru bisa mengganggu konsentrasi kamu. Kamu lebih suka mengatur ritme kerja sendiri tanpa tekanan sosial yang berlebihan.
rata 72 menit per hari karena tidak perlu commuting. Menariknya, waktu tersebut digunakan untuk kerja, istirahat, dan kebutuhan pribadi, sehingga membuat produktivitas tetap terjaga.
discipline yang kuat. Ini adalah kualitas penting dalam sistem kerja remote.
Sebuah studi tahun 2024 dalam Journal of Business and Psychology menunjukkan bahwa pekerja yang WFH cenderung memiliki performa lebih baik dibandingkan saat bekerja di kantor. Hal ini terjadi karena mereka bisa mengatur energi dan fokus dengan lebih fleksibel.
Menariknya lagi, kondisi ini juga meningkatkan kesejahteraan mental dan bahkan membuat seseorang lebih positif dalam berinteraksi dengan rekan kerja. Jadi, bukan berarti kerja sendiri membuat kamu terisolasi, justru bisa membuat kamu lebih seimbang.
Kalau kamu merasa lebih produktif saat bisa mengatur jadwal sendiri, memilih tempat kerja, atau menentukan ritme kerja, ini adalah tanda yang cukup jelas. Kamu tidak membutuhkan struktur kaku untuk bisa bekerja maksimal.
Penelitian terbaru tahun 2025 juga menemukan bahwa hari kerja remote meningkatkan rasa otonomi dan kompetensi seseorang. Perasaan ini kemudian berdampak langsung pada kesejahteraan dan kepuasan kerja secara keseluruhan.
Meskipun interaksi sosial mungkin sedikit berkurang, hal tersebut tidak terlalu mempengaruhi kebahagiaan kerja. Justru, banyak orang merasa lebih tenang karena terhindar dari tekanan sosial yang sering muncul di lingkungan kantor.
masing individu. Ada yang berkembang di kantor dengan interaksi sosial yang tinggi, tetapi ada juga yang justru lebih bersinar saat bekerja dari rumah.
Kalau kamu merasa relate dengan beberapa tanda di atas, bukan berarti kamu anti sosial, ya, Beauties. Justru, itu menunjukkan bahwa kamu memahami cara kerja terbaik untuk dirimu sendiri.
Sekarang, coba refleksikan lagi gaya kerja kamu selama ini. Kamu lebih cocok WFH atau datang ke kantor, nih, Beauties?