PLAZNEWS — Rumah Produksi ArtSwara resmi menutup rangkaian program roadshow edukatif menuju pementasan ulang (rerun) Pergelaran Musikal MAR di Universitas Indonesia (UI). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan teater musikal sekaligus memberikan pelatihan teknik vokal intensif bagi generasi muda.
17 Mei 2026 mendatang. Meskipun waktu persiapan tergolong singkat, tim produksi tetap optimis menyuguhkan perubahan artistik yang signifikan guna memanjakan seluruh penonton setianya.
"Tahun ini kami lebih banyak mengeksplorasi teknik vokal. Setelah Album Musikal MAR meraih dua penghargaan di AMI Awards 2025 kategori Drama Musikal Terbaik, ekspektasi publik tentu meningkat. Kami harus mempertahankan predikat itu meski ada banyak penyesuaian blocking dan set yang baru," ujar Gabriel Harvianto, Jumat (1/5/2026).
Gabriel yang bertindak sebagai Vocal Coach sekaligus pemeran utama memandu langsung sesi Vocal Class yang diikuti puluhan mahasiswa. Selain teknik olah suara, para peserta mendapatkan pengalaman langsung mencicipi koreografi singkat sebagai gambaran nyata kedalaman panggung teater.
"Kami ingin menjangkau penonton pemula. Melalui aktivasi ini, kami melibatkan sekitar 200 peserta secara total untuk merasakan langsung disiplin vokal dan tari. Kami percaya, dengan edukasi langsung seperti ini, apresiasi terhadap seni pertunjukan Indonesia akan terus tumbuh," tutur Rr. Firsty Dewi selaku ProduserMAR.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
Roadshow ini sebelumnya telah menyambangi berbagai lokasi pendidikan seperti LSPR, IKJ, hingga Kolese Gonzaga. ArtSwara berkomitmen menjadikan teater musikal sebagai hiburan mainstream yang memiliki nilai edukasi berkualitas serta memberikan alternatif tontonan segar bagi masyarakat luas.
"Ada perubahan set dan blocking yang cukup signifikan tahun ini. Membangun chemistry dengan pemain baru dan menjaga stamina adalah prioritas utama kami agar kualitas vokal tetap terjaga di atas panggung," jelas Gallaby.
Kehadiran tim produksi di kampus UI juga disambut hangat oleh pihak akademisi sebagai upaya menjembatani mahasiswa dengan sejarah seni pertunjukan Indonesia.Pengenalan teknik vokal dinilai menjadi elemen paling krusial bagi mereka yang ingin memahami panggung.
"Mengenalkan seni teater membuka wawasan mahasiswa terhadap pasang surut seni pertunjukan kita sejak era 70-80an. Mempelajari teknik vokal adalah elemen krusial bagi mereka yang ingin memahami kedalaman panggung teater," ungkap perwakilan dosen UI, Daniel Haliman Jacob.
dengan menunjukkan kartu identitas pelajar yang masih berlaku.
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)