Gaya Hidup Diterbitkan: 17 Apr 2026

Tips Bertahan Sehat di Lingkungan Kerja yang Toksik

Tips Bertahan Sehat di Lingkungan Kerja yang Toksik

PLAZNEWS — Kadang kita sadar kalau hati sudah nggak di kantor lagi, tapi badan masih tetap datang setiap hari seperti biasa. Alasannya sederhana, yaitu karena stabilitas, rasa aman, dan ketakutan menghadapi ketidakpastian di luar sana.

Inilah yang dikenal sebagai job hugging, kondisi ketika seseorang memilih bertahan di pekerjaan meskipun sudah nggak lagi merasa bahagia, berkembang, atau termotivasi. Fenomena ini cukup banyak dialami Gen Z dan Milenial yang di satu sisi ingin tumbuh dan merasa dihargai, tapi di sisi lain harus berhadapan dengan tekanan ekonomi dan pasar kerja yang serba tidak pasti.

Masalahnya, bertahan terlalu lama di situasi seperti ini, terutama jika lingkungan kerja sudah mulai terasa toksik bisa perlahan menguras energi, menurunkan motivasi, dan berdampak pada kesehatan mental. Namun, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk tetap bertahan dengan lebih sehat di lingkungan kerja yang toksik. Apa saja itu? Check this out!

pelan terasa dalam keseharian kerja.

ism, favoritisme, kepemimpinan yang buruk, serta kurangnya empati dan rasa hormat antar rekan kerja.

hal seperti minimnya kolaborasi, memilih untuk main aman dan nggak menonjol, perilaku buruk yang dianggap normal, perasaan sering di-bully atau di-harass, hingga suasana kerja yang dipenuhi rasa takut.

Cari orang yang kamu percaya, seperti teman, mentor, atau coach buat diajak ngobrol/

Langkah pertama, akui dulu kalau memang ada masalah, nggak perlu dipendam atau diabaikan. Dengan begitu, kamu bisa mulai lihat situasinya dengan lebih jernih.

Coba juga catat apa yang terjadi tiap hari dan gimana perasaan kamu saat itu. Kedengarannya simpel, tapi ini membantu banget untuk mengerti pola yang sebenarnya lagi kamu hadapi.

Jangan jalan sendirian. Cari orang yang kamu percaya, seperti teman, mentor, atau coach buat diajak ngobrol. Kadang kita butuh sudut pandang lain biar nggak kejebak asumsi sendiri, sekaligus dapat validasi kalau yang kamu rasakanitu valid.

pelan mulai ambil kembali kontrol atas situasinya.

Simpan catatan pribadi tentang setiap kejadian yang kamu alami/

tanda rekan kerja yang toxic atau perilaku negatif yang berulang.

Dokumentasi ini juga bisa jadi pegangan kalau suatu saat kamu memutuskan untuk menyampaikan masalah tersebut ke HR atau pihak terkait.

Fokus saja ke tugas kamu, bangun ketahanan diri, dan cari hubungan yang sehat/

Kamu memang nggak bisa mengubah cara kerja atau sikap orang lain, tapi kamu bisa mengontrol respons kamu sendiri. Fokus saja ke tugas kamu, bangun ketahanan diri, dan cari hubungan yang sehat dengan rekan kerja yang suportif.

Coba tingkatkan kemampuan komunikasi dan cara kamu menyelesaikan konflik/

Coba tingkatkan kemampuan komunikasi dan cara kamu menyelesaikan konflik. Ini bakal bantu banget saat harus menghadapi situasi atau percakapan yang sulit dengan rekan kerja yang toxic. Belajar tetap tenang dan profesional di bawah tekanan juga jadi skill penting yang berguna di mana pun kamu kerja.

Rekomendasi Terkait