PLAZNEWS — Jakarta, VIVA Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyoroti tiga hal utama yakni pentingnya stabilitas perdagangan antarprovinsi, ekspansi pasar global, serta penguatan investasi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.
Hal itu dipaparkannya di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kadin Indonesia, dengan tema "Optimasi Perdagangan Domestik dan Internasional serta Akselerasi Investasi Strategis Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen" di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
"Pertama, bagaimana perdagangan dalam negeri supaya juga ada stabilitas. 38 provinsi bisa berdagang satu sama lain karena tidak semuanya menghasilkan hal yang sama. Jadi ini bisa menjadi ketahanan ekonomi sendiri," kata Anindya dalam keterangannya, Sabtu, 2 Mei 2026.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso Photo : [Istimewa]
Terkait perdagangan luar negeri, Anindya mengapresiasi upaya pemerintah dalam membuka akses pasar baru di tengah tekanan ekonomi global.
"Pemerintah berjuang keras dalam membuka pasar dari yang sudah ada Amerika (Serikat), tapi juga Uni Eropa, Kanada, Eurasia, dan lain-lain. Nah ini kita melihat terus kita mesti manfaatkan apalagi bisa menghasilkan devisa pada saat rupiah tentunya seperti mata uang lain dalam tekanan," ujarnya.
rata investasi memang sebesar Rp 1 miliar, sehingga teman-teman Kadin di daerah bisa terus terinspirasi dan melakukan investasi agar supaya terjadi pertumbuhan ekonomi.
"Saya rasa ini adalah yang sangat penting karena ujung-ujungnya adalah perdagangan. Kita berinvestasi untuk bisa berdagang, itu tentu akan menghasilkan kekuatan lainnya seperti konsumsi domestik," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Perdagangan, Budi Santoso yang turut membuka Rakornas menegaskan, pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku usaha, untuk memacu kinerja ekspor serta menjaga pertumbuhan pasar dalam negeri.
"Jadi hari ini Rakornas bidang perdagangan ya. Jadi kita terus kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, dalam hal ini Kadin dan seluruh asosiasi. Pertama, bagaimana ekspor kita terus meningkat ya dari beberapa komoditas, dan juga bagaimana pasar dalam negeri tetap terus tumbuh," ujarnya.
Budi menambahkan, sinergi ini akan melibatkan jaringan Kadin hingga ke tingkat daerah untuk memastikan seluruh program pemerintah berjalan efektif.