PLAZNEWS — Jakarta, VIVA Kehilangan mendadak akun media sosial pribadi milik musisi Ahmad Dhani menjadi sorotan publik. Akun Instagram @ahmaddhaniofficial yang sebelumnya aktif, tiba-tiba kosong tanpa jejak unggahan pada Minggu 3 Mei 2026 memicu beragam spekulasi di kalangan netizen.
Sejauh ini, diketahui bahwa akun tersebut tidak lagi menampilkan foto maupun video, bahkan daftar pengikut dan yang diikuti turut menghilang. Halaman profil hanya menyisakan keterangan Belum Ada Postingan, seolah seluruh aktivitas digitalnya lenyap dalam waktu singkat. Scroll lebih lanjut yuk!
Peristiwa ini terjadi tak lama setelah pentolan Dewa 19 itu mengunggah sebuah konten yang memicu polemik.Berawal dari Unggahan Foto Safeea
Dalam unggahan tersebut, Ahmad Dhani membagikan foto putrinya, Safeea Ahmad, yang diambil dari belakang saat momen prosesi siraman sang kakak, El Rumi. Dalam keterangan foto yang sempat beredar, ia mengungkap bahwa Safeea menangis karena menyaksikan sebuah drama.
Tak berhenti di situ, Ahmad Dhani juga melontarkan kritik terhadap seorang wanita yang tidak disebutkan identitasnya secara langsung namun diduga adalah Maia Estianty.
Ia menuding sosok tersebut menampilkan akting terburuk dengan membangun citra sebagai korban. Pernyataan itu semakin memancing perhatian karena turut disertai dugaan adanya perselingkuhan di masa lalu yang melibatkan figur penting di industri televisi.
Kontroversi tersebut dengan cepat menyulut perdebatan di media sosial. Tak lama setelah unggahan itu ramai dikomentari, akun Instagram Ahmad Dhani justru menghilang secara misterius. Kondisi ini pertama kali disoroti oleh sahabatnya, Ari Lasso, yang mempertanyakan keberadaan akun tersebut melalui unggahan di Instagram pribadinya.
"Ehhh Brooo... instagrame John ADP kok gak onok (kok gak ada)??!! Sengojo dipateni ta (sengaja dimatikan kah)??!!" tulis Ari Lasso di Instagram, dikutip Senin 4 Mei 2026.
Spekulasi pun bermunculan. Sebagian menduga akun tersebut sengaja dinonaktifkan untuk meredam situasi, namun hal itu dibantah langsung oleh Dhani. Ia menegaskan tidak memiliki alasan untuk menghapus atau menutup akunnya sendiri.
Melalui pernyataan resmi, pihak manajemen menyebut kejadian ini sebagai bentuk pembungkaman digital.