PLAZNEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, Jawa Barat, memfokuskan berbagai program pendidikan guna meningkatkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) sebagai upaya memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah tersebut.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di Kuningan, Selasa, mengatakan RLS menjadi salah satu indikator penting yang masih perlu ditingkatkan karena saat ini baru mencapai 7,91 tahun.
Ia menyebutkan capaian tersebut menunjukkan masih adanya tantangandalam memperluas akses dan partisipasi pendidikan di Kabupaten Kuningan.
rata lama sekolah kita masih 7,91 tahun dan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama, kata Bupati Dian Rachmat.
Dian menjelaskan peningkatan RLS memerlukan kesadaran kolektif masyarakatbahwa pendidikan merupakan investasi utama untuk masa depan.
Menurut dia, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar semakin banyak warga yang terdorong menyelesaikan pendidikan hingga jenjang lebih tinggi.
Selain itu, kata Dian, pemerintah daerah pun berupaya meningkatkan kemudahan akses pendidikan agar dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat.
Akses pendidikan yang merata menjadi kunci dalam mendorong peningkatan RLS di Kabupaten Kuningan, kata Bupati Dian Rachmat.
Faktor ekonomi masyarakat, kata dia, juga menjadi salah satu kendala yang memengaruhi keberlanjutan pendidikan. Oleh karena itu diperlukan dukungan program yang mampu membantu masyarakat agar tetap dapat mengenyam pendidikan.
Bupati Dian menuturkan sejumlah program yang kini dioptimalkan untuk meningkatkan capaian RLS di Kuningan, yakni Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai alternatif pendidikan non-formal serta Sekolah Rakyat.
rata lama sekolah, ujarnya.
Pada sisi lain, lanjut dia, pemerintah daerah turut mendorong pemerataan tenaga pendidik guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Secara jumlah tenaga guru sudah mencukupi, namun masih perlu penataan distribusi agar lebih merata di seluruh wilayah, ucap Bupati Kuningan Dian RachmatYanuar.