PLAZNEWS — Industri perfilman horor Indonesia kembali kedatangan karya segar melalui kolaborasi Mercusuar Films dan Digital Frame Production. Berjudul JUMINTEN EDAN, film ini tak sekadar menyajikan jeritan ketakutan, melainkan mengangkat isu sosial yang mendalam melalui tokoh utama seorang perempuan disabilitas.
thriller yang naskahnya ditulis oleh Alim Sudio ini dijadwalkan menghiasi layar bioskop pada tahun 2026 mendatang.
kejadian ganjil bermunculan, mulai dari hal mistis hingga tindakan agresif Juminten yang secara sadar maupun tidak, berusaha mencelakai orang-orang terkasihnya di pulau tersebut.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
Sutradara Dedy Mercy menjelaskan bahwa persiapan penceritaan film ini memakan waktu yang cukup lama untuk memastikan kualitasnya. Ia ingin menekankan bahwa horor kali ini bukan hanya soal hantu, melainkan sebuah miniatur problematika yang sering terjadi dalam sebuah keluarga. Melalui sosok Juminten, penonton diajak melihat bagaimana garis tipis antara kewarasan dan trauma bisa terbentuk dalam kehidupan modern saat ini.
"Storytelling JUMINTEN EDAN sudah cukup lama dipersiapkan. Kisah dan perjuangan sosok Juminten dibuat realistis dan jujur. Melalui film JUMINTEN EDAN, saya ingin menghadirkan miniatur masalah sosial dalam keluarga. Ada kehangatan yang dibangun, ada semangat, dan puncaknya bagaimana film ini bercerita bahwa di zaman modern sekarang kewarasan justru lahir dari orang-orang yang dianggap 'gila'," ujar Dedy Mercy.
Aktris berbakat Meisya Amira didapuk memerankan karakter Juminten yang memiliki keterbatasan wicara dan pendengaran. Bagi perempuan kelahiran 1997 ini, memerankan tokoh disabilitas menjadi sebuah tantangan akting yang sangat menantang dalam kariernya.
ledak tanpa bantuan dialog verbal, melainkan hanya mengandalkan ekspresi wajah serta bahasa tubuh.
tahun.
"Untuk membangun emosi Juminten yang menyimpan trauma besar namun tidak banyak bicara, aku mulai dari proses persiapan yang cukup mendalam. Sebelum shooting dimulai, aku baca sinopsis secara menyeluruh, memahami karakter, serta mempelajari latar belakang dan backstory Juminten yang sudah dikasih ke aku. Ini membantu aku untuk mengenali akar emosi dan batin yang dimiliki oleh karakter tersebut," ungkap Meisya Amira.
"Pada proses shooting, tantangannya cukup besar karena aku harus memberi emosi tanpa banyak dialog. Tidak mudah untuk mengaplikasikan rasa dan emosi dalamketerbatasan tersebut, apalagi memerankan karakter tunawicara. Ada momen akumembutuhkan ruang untuk benar-benar memahami situasi dan kondisi yang terjadi di dalam adegan," lanjut Meisya menjelaskan kesulitannya.
Lawan main Meisya, Dimas Aditya, memerankan karakter Manto yang merupakan suami setia Juminten. Aktor berusia 42 tahun yang juga suami dari aktris Tika Bravani ini harus menunjukkan sisi emosional seorang lelaki yang terjepit antara rasa cinta dan ketakutan melihat perubahan drastis sang istri. Bagi Dimas, peran ini sangat berkesan karena menonjolkan bagaimana kekuatan kasih sayang diuji di tengah teror yang mencekam di pulau terpencil.
"Cinta mengalahkan rasa takut. Bahkan rasa cinta yang besar membuat Manto rela memilih hidup bersama Juminten dan meninggalkan kemapanan hidup bersama keluarganya. Karena cinta bisa mengalahkan apa saja, bahkan ketakutan sekalipun," pungkas Dimas Aditya.
Selain kedua pemeran utama tersebut, film ini juga dimeriahkan oleh deretan aktor kawakan seperti Anne J Coto dan Deden Bagaskara, yang siap memberikan performa akting solid tahun ini.
A: Tema utama film 'JUMINTEN EDAN' adalah tentang teror yang dialami Juminten dan isu sosial dalam keluarga.
A: Film 'JUMINTEN EDAN' disutradarai oleh Dedy Mercy dan Jonathan Ozoh.
A: Film 'JUMINTEN EDAN' dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2026.
A: Karakter Juminten unik karena memiliki keterbatasan wicara dan pendengaran, yang menjadi tantangan bagi Meisya Amira.
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
LITTLE BROTHER, BIG TROUBLE: A CHRISTMAS ADVENTURE
A TURTLE'S TALE 2: SAMMY'S ESCAPE FROM PARADISE
HUEVOS: LITTLE ROOSTER'S EGG-CELLENT ADVENTURE