PLAZNEWS — Z Berbakti 2026 yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia.
Nicholas Saputra dan Cinta Laura akan duduk sebagai juri bersama ilmuwan sekaligus wirausaha sosial Tri Mumpuni untuk menilai gagasan delapan tim finalis yang berhasil lolos ke tahap akhir kompetisi tersebut. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
Ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menawarkan ide pengabdian masyarakat yang akan diterapkan di desa binaan. Dari lebih dari 260 proposal yang masuk dari 98 perguruan tinggi negeri dan swasta, hanya delapan tim yang berhasil menembus babak final.
Kehadiran Nicholas dan Cinta Laura menjadi sorotan tersendiri. Keduanya dikenal aktif dalam berbagai isu sosial di luar dunia hiburan.
Nicholas Saputra selama ini dikenal sebagai figur yang konsisten menyuarakan isu lingkungan, sosial, dan budaya melalui berbagai kegiatan. Sementara Cinta Laura aktif dalam pemberdayaan perempuan, pendidikan, serta pengembangan generasi muda.
Keterlibatan mereka dinilai membuat ajang ini terasa lebih dekat dengan generasi muda sekaligus memberi inspirasi bahwa figur publik juga bisa berperan dalam perubahan sosial.
Z Berbakti 2026. Secara umum, seluruh proposal yang kami terima memuat beragam ide-ide inovatif serta menunjukkan besarnya semangat generasi muda untuk mengabdi dan menciptakan dampak nyata. Bagi tim yang belum lolos, kami harap jaga terus semangat dan ide kalian sehingga dapat tetap diwujudkan. Kami berharap para finalis dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk memperjuangkan proposal yang diusung di hadapan panelis, kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 2 Mei 2026.
Delapan tim finalis berasal dari berbagai kampus ternama, seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, IPB University, BINUS University, Universitas Airlangga, Universitas Cenderawasih, hingga UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Mereka akan mempresentasikan gagasan untuk pengembangan empat desa wisata di Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Utara. Ide yang diusung beragam, mulai dari pariwisata berkelanjutan, pengelolaan sampah, pertanian inovatif, hingga pemberdayaan masyarakat lokal.