Otomotif 05 May 2026

AC Mobil Bau Apek? Ini Penyebab Utamanya

AC Mobil Bau Apek? Ini Penyebab Utamanya

PLAZNEWS — VIVA Banyak pengendara tidak sadar bahwa ventilasi AC mobil bisa menjadi tempat munculnya kelembapan berlebih yang memicu jamur dan bau tidak sedap di dalam kabin. Kondisi ini ternyata cukup umum terjadi, terutama pada mobil modern yang memiliki sistem kabin lebih rapat dan kedap udara.

VIVA Otomotif: Ilustrasi AC mobil Photo : Dok: SIS

Saat udara dingin dari AC bekerja, uap air dapat menumpuk di bagian evaporator dan saluran ventilasi. Jika kelembapan tersebut tidak keluar dengan baik, area dalam sistem AC menjadi tempat ideal bagi jamur dan bakteri berkembang. Akibatnya, muncul aroma apek yang sering terasa ketika AC pertama kali dinyalakan.

Ternyata ada cara sederhana untuk membantu mengurangi kelembapan di ventilasi AC mobil. Pengemudi disarankan mematikan fitur pendingin AC beberapa menit sebelum perjalanan selesai, tetapi kipas blower tetap dibiarkan menyala.

Cara ini membantu mengeringkan sisa embun atau air di dalam saluran ventilasi sehingga kelembapan tidak mengendap terlalu lama. Kebiasaan kecil tersebut dinilai efektif membantu menjaga udara kabin tetap segar lebih lama.

Selain menjaga ventilasi tetap kering, filter udara kabin juga perlu rutin diperiksa. Filter yang kotor dapat menghambat sirkulasi udara dan membuat kelembapan lebih mudah terjebak di dalam sistem AC.

Beberapa produsen otomotif bahkan menyarankan penggantian filter kabin secara berkala, biasanya setiap 12 ribu hingga 20 ribu mil tergantung jenis kendaraan dan kondisi penggunaan.

Jika filter terlalu lama tidak diganti, debu dan jamur dapat menumpuk lalu ikut tersebar ke dalam kabin saat AC dinyalakan.

Menariknya, mobil keluaran terbaru justru disebut lebih rentan mengalami penumpukan kelembapan di kabin. Hal itu disebabkan desain kabin yang semakin rapat untuk meningkatkan efisiensi pendinginan dan meredam suara dari luar.

Namun di sisi lain, sirkulasi udara alami menjadi lebih terbatas sehingga uap air lebih mudah terjebak di dalam mobil.

Kondisi semakin parah jika kendaraan sering diparkir di tempat lembap, jarang terkena sinar matahari, atau saluran pembuangan air AC mengalami penyumbatan.

Rekomendasi Terkait