Jawa Barat 02 May 2026

BPBD Cianjur koordinasi dengan dinas terkait tuntaskan penanganan bencana

BPBD Cianjur koordinasi dengan dinas terkait tuntaskan penanganan bencana

PLAZNEWS — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkoordinasi dengan dinas terkait guna menuntaskan penanganan bencana alam di sejumlah wilayah karena cuaca ekstrem yang melanda daerah itu selama satu pekan terakhir.

Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi di Cianjur, Sabtu, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan ke sejumlah lokasibanjir yang terjadi di dua kecamatan, Mande dan Cipanas, di mana saluran air tidak berfungsi dengan baik ditambah curah hujan yang tinggi.

Situasi itu, kata dia, menyebabkan air bah mengenangi perkampungan warga di dua wilayah terdampak, tidak ada korban jiwa namun lebih dari 35 kepala keluarga mengungsi karena rumah mereka rusak dan tergenang lumpur yang cukup tebal.

Hal yang sama terjadi di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, di mana sekitar 30 kepala keluarga terdampak banjir dan longsor yang terjadi akibat curah hujan tinggi.

"Penanganan bersama dilakukan, termasuk berkolaborasi dengan Polres Cianjur, guna membantu membersihkan fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak di dua kecamatan, namun penanganan utama di fokuskan di Desa Jamali, di mana 35 kepala keluarga mengungsi," katanya.

Hingga Sabtu petang, penanganan bersama dilakukan dengan Dinas Lingkungan Hidup Cianjur, Dinas PUTR Cianjur, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan dari berbagai organisasi, termasuk membersihkan sungai dari sampah yang terbawa air bah.

Pihaknya menargetkan penanganan bersama tuntas dilakukan di lokasi banjir Mande tuntas hari ini, sedangkan penanganan di Desa Batulawang pada dua hari ke depan karena terdapat sejumlah lokasi longsor menutup landasan jalan Puncak II.

Setelah penanganan tuntas, termasuk mengatasi lumpur tebal yang menutup landasan jalan sehingga sulit dilalui, pihaknya menargetkan penanganan tebing yang rawan terjadi longsor susulan ketika hujan kembali turun secara deras.

"Kami melakukan berbagai upaya, termasuk melibatkan dinas terkait di Pemkab Cianjur, agar penanganan longsor tuntas dilakukan, termasuk di jalur Puncak II, agar saat hujan deras longsor tidak menutup landasan jalan karena dapat mengganggu aktivitas warga," katanya.

Rekomendasi Terkait