PLAZNEWS — Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menyebut kenaikan angka indeks pembangunan manusia (IPM) pada 2026 di daerahnya bisa dicapai berkat penguatan program di sektor pendidikan.
Bupati Majalengka Eman Suherman di Majalengka, Sabtu, mengatakan capaian IPM tahun ini mencapai 71,37 atau meningkat sekitar satu poin dibandingkan tahun sebelumnya.
katanya.
Ia menyebut peningkatan IPM tidak terlepas dari kontribusi sektor pendidikan yang menjadi prioritas pembangunan daerah melalui berbagai program peningkatan akses, pemerataan layanan, serta penguatan kualitas pembelajaran di semua jenjang pendidikan.
Menurut dia, berbagai program pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah mulai menunjukkan dampak nyata terhadap peningkatan indikator pembangunan.
rata lama sekolah (RLS) tercatat sebesar 7,81 atau naik dari 7,53.
Ia menyampaikan pula angka partisipasi murni (APM) PAUD mencapai 90,90 persen, APM SD/MI sekitar 90,79 persen, dan APM SMP/MTs tercatat 85,92 persen.
Meski demikian, Eman mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, salah satunya adalah angka anak tidak sekolah (ATS) yang masih cukup tinggi di Kabupaten Majalengka.
Berdasarkan data tahun ajaran 2025/2026, kata dia, tercatat sebanyak 10.374 anak di Kabupaten Majalengka belum mengenyam pendidikan formal.
Oleh karena itu, ia menegaskan masih diperlukannya penanganan serius melalui pendekatan lintas sektor dan berkelanjutan.
anak Majalengka yang tidak bersekolah, karena pendidikan merupakan hak dasar setiap warga, ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Majalengka Muhamad Umar Ma'ruf mengatakan pihaknya menyiapkan langkah strategis untuk menekan angka ATS melalui penguatan program jemput bola dan kolaborasi lintas sektor.
anak yang putus sekolah, dapat kembali mengakses layanan pendidikan secara bertahap.
Penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan menjadi fokus penting, karena kualitas pembelajaran sangat ditentukan oleh kompetensi pengajar dalam mengelola proses belajar yang efektif dan inklusif, tuturnya.