PLAZNEWS — Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, memberikan bantuan logistik untuk warga korban banjir di Desa Jamali, Kecamatan Mande, serta membuka layanan pengobatan gratis guna memastikan kesehatan 97 jiwa yang mengungsi akibat bencana tersebut.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Sabtu, mengatakan bantuan yang diberikan berupa mie instan, beras, air mineral, dan sejumlah kebutuhan lainnya guna meringankan beban warga yang sebagian besar mengungsi di rumah keluarganya.
Selain itu, dia menyebut para anggota Shabara Polres Cianjur juga diturunkan ke lokasi bencana banjir guna membantu warga membersihkan rumahnya dan tempat ibadah dari lumpur tebal sisa banjir agar dapat ditempati kembali dan digunakan untuk kegiatan masyarakat.
"Kami pastikan kebutuhan masyarakat korban banjir terpenuhi, kami sudah berkoordinasi degan desa dan kecamatan untuk membuka dapur umum guna melayani kebutuhan warga dan relawan selama beberapa hari ke depan," katanya.
Layanan kesehatan yang diberikan itu, katadia, lengkap dengan tenaga dokter dan tenaga kesehatan guna memastikan kesehatan puluhan masyarakat yang mengungsi dalam kondisi baik dan terhindar dari berbagi penyakit pasca banjir.
Bahkan, ujar Alexander, tenaga medis dan kesehatan langsung memberikan obat bagi warga yang membutuhkan karena mengeluh sakit setelah dua hari tidur di lokasi pengungsian dengan kondisi yang tidak nyamansepertidi rumah sendiri.
"Kami akan terus membantu kebu8tuhan warga terdampak banjir sampai situasi kembali pulih dan mereka kembali menempati rumahnya masing-masing, saya sudah minta kepala desa untuk kontak saya langsung kalau ada kekurangan bantuan," katanya.
Terkait bencana alam yang kedua kalinya melanda Desa Jamali, Kecamatan Mande, pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemkab Cianjur, guna melakukan sejumlah langkah termasuk pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan serta penanganan lainnya.
"Kami akan minta dinas terkait melakukan upaya penanganan hingga tuntas agar perkampungan warga tidak terancam banjir di kemudian hari, termasuk memastikan hulu sungai dalam kondisi baik dan tidak terjadi tumpukan sampah," katanya.