Jawa Barat 01 May 2026

Targetkan Pelayanan 'Bintang 5', Bandung Barat Poles 159 Objek Wisata Mei Ini

Targetkan Pelayanan 'Bintang 5', Bandung Barat Poles 159 Objek Wisata Mei Ini

PLAZNEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, menerapkan prinsip Sapta Pesona di seluruh destinasi wisata sebagai upaya mendongkrak jumlah wisatawan di rangkaian libur panjang bulan Mei 2026.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat Asep Dendih mengatakan penerapan tersebut menjadi hal penting untuk memastikan pelayanan prima bagi wisatawan selama periode libur.

Kami tekankan penerapan Sapta Pesona ini wajib diimplementasikan di seluruh objek wisata di Bandung Barat. Dimana keselamatan, keamanan dan kenyamanan pengunjung itu harus diutamakan, katanya saat dikonfirmasi di Bandung Barat, Jumat.

Pihaknya menjelaskan bahwa Sapta Pesona sendiri merupakan konsep pengelolaan pariwisata yang mencakup tujuh unsur utama, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.

Penerapan tersebut sendiri memiliki tujuan untuk menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas bagi pengunjung.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menyebut penerapan Sapta Pesona dinilai penting karena rangkaian libur panjang Mei diprediksi akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Bandung Barat, khususnya Lembang dan sekitarnya.

Tentunya kalau kami optimis banyaknya libur panjang akhir pekan akan berdampak positif terhadap kunjungan wisata di Bandung Barat. Khususnya di wilayah utara seperti Lembang dan sekitarnya, ujarnya.

Terlebih, Kabupaten Bandung Barat sendiri mencatat tren kunjungan wisata yang terus meningkat pada setiap momentum liburan.

Pada libur Lebaran 2026, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung Barat mencapai 166.344 orang atau meningkat sekitar 12 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa Bandung Barat memiliki 159 daya tarik wisata yang tersebar di berbagai wilayah, terdiri atas 91 wisata alam, 19 titik wisata budaya, dan 49 titik wisata buatan.

Selain itu, tersedia pula 285 restoran atau rumah makan serta 306 fasilitas akomodasi, mulai dari hotel, resort, hingga vila.

Asep menilai kesiapan pelaku usaha pariwisata dalam memanfaatkan potensi wisata tersebut dapat diterapkan melalui Sapta Pesona yang dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pengalaman wisatawan selama libur panjang.

Rekomendasi Terkait