Bisnis 27 Apr 2026

Bidik Lebih Banyak Nasabah, Pegadaian Andalkan Aplikasi Digital sebagai Tulang Punggung

Bidik Lebih Banyak Nasabah, Pegadaian Andalkan Aplikasi Digital sebagai Tulang Punggung

PLAZNEWS — Jakarta, VIVA PT Pegadaian mempercepat transformasi digital di tengah luasnya jaringan fisik yang telah dimiliki. Perseroan memilki lebih dari 4.030 outlet di seluruh Indonesia dan kini tancap gas memperkuat digitalisasi menjadi kunci untuk memperluas jangkauan layanan dan literasi keuangan masyarakat.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menyampaikan perusahaan tidak hanya mengandalkan jaringan fisik, tetapi mulai memperkuat ekosistem digital melalui berbagai kolaborasi, termasuk dengan perbankan.

Strategi ini diarahkan untuk memperluas akuisisi nasabah sekaligus meningkatkan edukasi keuangan secara lebih luas. Kata Selfie, adanya platform digital yang dimiliki perusahaan, Tring!, menjadi fondasi penting dalam menjangkau pengguna lebih banyak bahkan diarahkan menjadi tulang punggung

Kalau kita hanya mengandalkan outlet, jumlahnya memang sudah banyak, lebih dari 4.030. Tapi dengan digital, artinya kita menyiapkan backbone untuk literasi yang lebih masif, ujar Selfie saat ditemui di Jakarta, Minggu, 26 April 2026.

banyaknya nasabah. Upaya ekspansi nasabah diiringi langkah literasi serta edukasi kepada masyarakat seluas-luasnya.

Direktur Teknologi Informasi dan Digital Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu, menambahkan pentingnya menghadirkan aplikasi yang relevan bagi seluruh generasi pengguna baik dari Baby Boomer, Milenial, maupun Gen Z. Pihaknya menyadari, pengguna ingin aplikasi investasi emas yang mudah digunanakan.

Yang paling penting adalah bagaimana membuat aplikasi itu relevan. Relevan artinya berguna dan dipakai oleh semua generasi. Semua ingin aplikasi yang mudah, cepat, dan nyaman. Itulah esensi dari TRING, ujarnya.

Lebih lanjut, Komisaris Utama Pegadaian, A. M. Putranto, menegaskan transformasi yang dilakukan perusahaan bertujuan agar layanan Pegadaian semakin inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, bahkan hingga ke pasar internasional. Ia pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan peluang investasi emas sebagai instrumen keuangan yang aman dan berkelanjutan.

Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk mulai berinvestasi emas, baik untuk saat ini maupun masa depan, katanya.

Di samping upaya ekspansi, Selfie menegaskan investasi emas tetap menjadi fokus utama karena dinilai relevan sebagai instrumen jangka panjang sekaligus mampu mendukung perekonomian domestik. Selain sebagai tabungan, emas juga memiliki nilai tambah sebagai aset produktif.

Rekomendasi Terkait