Jawa Barat 01 May 2026

Cianjur-Bogor Putus! Empat Titik Longsor Puncak II Masih Proses Evakuasi

Cianjur-Bogor Putus! Empat Titik Longsor Puncak II Masih Proses Evakuasi

PLAZNEWS — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan penanganan bersama guna membuka kembali jalur Puncak II yang tertutup lumpur akibat longsor di sejumlah titik sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Jumat, mengatakan hujan deras yang melanda sebagian besar wilayah Cianjur termasuk Kecamatan Cipanas, menyebabkan banjir dan longsor melanda Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

Terdata sekitar 30 rumah sempat terendam banjir pada Kamis malam, namun air kembali surut selang satu jam, meski sempat mengungsi ke rumah saudaranya, Jumat pagi warga sudah mulai membersihkan rumah dari lumpur sisa banjir.

"Petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan membantu warga membersihkan rumah dari lumpur sisa banjir agar dapat dihuni kembali dengan nyaman," katanya.

Dia menjelaskan selain banjir, akibat curah hujan yang cukup tinggi dari Kamis petang hingga Jumat dini hari, menyebabkan longsor terjadi di sejumlah titik menutup landasan jalan Puncak II penghubung antar desa di wilayah utara Cianjur.

Terdapat empat titik longsor yang terjadi di sepanjang jalur alternatif tersebut, sebagian besar landasan jalan tertutup lumpur dengan ketebalan lebih dari 60 centimeter, sehingga rawan saat dilalui kendaraan terutama roda dua.

Petugas gabungan bersama warga, masih berupaya melakukan pembersihan agar arus lalulintas dapat kembali normal, karena memasuki libur panjang akhir pekan, jalur Puncak II banyak dilalui kendaraan terutama kendaraan yang membawa hasil bumi.

"Petugas gabungan melakukan upaya cepat agar lumpur yang menutup landasan jalan di sejumlah titik dapat dibersihkan sehingga jalur Puncak II dapat dilalui kembali dari kedua arah Cianjur ke Bogor atau sebaliknya," kata dia.

Sementara Kepala Desa Batulawang Nanang Rohendi, mengatakan banjir yang melanda sejumlah kampung di desanya, akibat tidak berfungsi dengan baik saluran air di atasnya, sehingga saat curah hujan tinggi air meluap mengenangi perkampungan.

Sehingga pihaknya bersama warga melakukan pembersihan saluran air dari sampah dan lumpur sisa longsor, guna mengantisipasi banjir kembali terjadi ketika curah hujan tinggi kembali turun terutama pada malam hari.

"Kami minta warga untuk tetap siaga dan waspada segera mengungsi ketika hujan turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam, saat ini penanganan banjir yang melanda tiga kampung sudah tuntas dilakukan," katanya.

Rekomendasi Terkait