PLAZNEWS — Jakarta, VIVARem mobil blong menjadi salah satu kondisi darurat paling berbahaya yang bisa dialami pengemudi di jalan. Dalam situasi seperti ini, kepanikan justru sering membuat keputusan yang diambil menjadi keliru dan berisiko memperparah keadaan.
Ada beberapa hal yang justru harus dihindari saat rem tidak berfungsi dengan baik. Kesalahan kecil bisa berdampak besar, terutama jika kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.
Dikutip VIVA Otomotif dari Korlantas Polri, Senin 4 Mei 2026, ada sejumlah tindakan yang sebaiknya tidak dilakukan ketika menghadapi kondisi rem blong. Pengemudi diminta tetap mengutamakan kontrol kendaraan dan menghindari keputusan yang bisa memicu kehilangan kendali.
Hal pertama yang tidak boleh dilakukan adalah mematikan mesin saat mobil masih melaju kencang. Tindakan ini bisa membuat sistem kemudi menjadi berat dan menghilangkan kontrol penuh terhadap kendaraan.
tiba juga sangat berbahaya. Cara ini dapat membuat roda belakang terkunci dan menyebabkan mobil tergelincir atau bahkan berputar tak terkendali.
Kesalahan lain yang kerap terjadi adalah menginjak pedal rem secara panik dan tidak terkontrol. Pada kondisi tertentu, hal ini justru membuat sistem pengereman semakin tidak efektif.
Pengemudi juga sebaiknya tidak langsung membanting setir tanpa perhitungan. Manuver mendadak saat kecepatan tinggi bisa membuat kendaraan kehilangan keseimbangan.
alih melakukan hal-hal tersebut, pengemudi disarankan tetap tenang dan fokus mengendalikan kendaraan. Menurunkan gigi secara bertahap atau memanfaatkan engine brake bisa membantu mengurangi kecepatan secara perlahan.
Selain itu, arahkan kendaraan ke tempat yang lebih aman seperti bahu jalan atau jalur darurat. Mengaktifkan lampu hazard dan memberikan peringatan kepada pengendara lain juga menjadi langkah penting dalam situasi darurat.
Jika memungkinkan, manfaatkan kondisi jalan seperti tanjakan atau area dengan hambatan untuk membantu memperlambat laju kendaraan. Cara ini bisa menjadi opsi terakhir ketika kendaraan sulit dikendalikan.
Rem blong memang tidak bisa diprediksi, namun pemahaman tentang apa yang tidak boleh dilakukan bisa membantu meminimalkan risiko. Dengan tetap tenang dan mengambil langkah yang tepat, potensi kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin.